CIBINONG – Kemeriahan mewarnai Stadion Pakansari, Cibinong, pada hari ini, Rabu (10/6/2026). Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor sukses menggelar perayaan gabungan dalam rangka memperingati Hari Keamanan Pangan Sedunia serta Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.

Mengusung tema global “From burden to solutions – safe food everywhere”, acara ini menjadi momentum krusial bagi pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat luas untuk berkomitmen dalam menciptakan ekosistem pangan yang lebih aman, sehat, dan berkualitas di Kabupaten Bogor.

Kegiatan yang dirangkaikan dalam gelaran GEMPAR BERIMAN ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga wadah edukasi strategis melalui sesi talkshow interaktif. Para narasumber ahli dihadirkan untuk membedah tantangan serta memberikan solusi nyata dalam pengawasan dan penerapan standar keamanan pangan.

Menakar Solusi dari Hulu ke Hilir

Dalam sesi diskusi, Bapak Apriyanto Dwi Nugroho, S.T.P., M.Sc., perwakilan dari Direktorat Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan - Badan Pangan Nasional, menekankan pentingnya sinergi kebijakan nasional dalam menjamin standar mutu pangan bagi masyarakat.

“Keamanan pangan bukan hanya soal kualitas produk, tetapi juga tentang pengawasan yang konsisten dan edukasi yang berkelanjutan agar standar nasional dapat diterapkan di semua lini,” ujar Apriyanto.

Sisi praktis dari penerapan aturan ini juga dibagikan oleh Ibu Yulianti, Direktur PT Lembur Hejo Indonesia. Sebagai pelaku usaha pangan segar yang memegang izin edar PSAT PDUK (Pangan Segar Asal Tumbuhan Produksi Dalam Usaha Kecil), ia berbagi pengalaman inspiratif mengenai bagaimana standar keamanan pangan justru meningkatkan daya saing dan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.

Melengkapi perspektif tersebut, Ibu Yuanita Kusuma Wardani, Store Manager PT AEON Mall Sentul City, memaparkan komitmen pihak retail modern dalam menjaga rantai pasok pangan yang aman. Menurutnya, retail modern memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan produk yang sampai ke tangan konsumen telah melalui proses seleksi dan penyimpanan yang memenuhi standar keamanan pangan yang ketat.

Menuju Pangan Aman untuk Semua

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor menyampaikan bahwa acara ini adalah langkah konkret untuk mengubah tantangan keamanan pangan menjadi solusi yang dapat diakses oleh siapa saja.

“Keamanan pangan adalah bisnis dan tanggung jawab kita semua. Melalui tema tahun ini, kita didorong untuk beralih dari sekadar melihat beban, menuju penciptaan solusi nyata agar pangan aman tersedia di mana-mana,” ungkap perwakilan dinas di sela-sela acara.

Gelaran hari ini ditutup dengan semangat kebersamaan. Seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus mendukung gerakan pangan aman sebagai investasi kesehatan jangka panjang bagi generasi penerus di Kabupaten Bogor.

Antusiasme peserta di Stadion Pakansari menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama ketahanan pangan daerah. Pihak penyelenggara pun menutup rangkaian acara dengan janji untuk kembali menyuguhkan inovasi dan edukasi serupa pada perhelatan GEMPAR BERIMAN tahun mendatang. "Prolap_Dkp